" Bu, sudah baca smsku gak?" sapa temanku saat di tangga kantor.
"belum. mang ada apa bu?" jawabku..
" mau ke Merbabu-Merapi ta?" tawarnya.
Tanpa pikir panjang, aku langsung mengiyakan dan gejolak kesenangan terlihat dari reaksiku.
akhirnya, ada tawaran ke Merapi lagi.
sebelumnya aku dan teman itu juga ingin ke merapi karena sesuatu hal kami, yang akhwatnya saja sih, gak jadi...
Akupun mempersiapkan segala keperluan. dari baju,sleeping bag, kompor, pokoknya ku masukan ke dalam tas carrylku.
Saat aku bersilaturahmi ke rumah teman-teman yang sudah lama tak bersua, akupun menceritakan rencanaku untuk naik gunug itu, tapi reaksi mereka adalah: " sist, dirimu tuh bukan gak usahlah melarikan diri seperti itu. aku tau hobbymu yang baru ini adalah bentuk pelarianmu."
WHAT.......... aku kesal, marah kenapa mereka berpikir begitu, apa karena aku masih jomblo jadi ini disebut pelarian? salah memang status jomblo?
jujur dalam hati sedikitpun tidak terpikir kalau ini adalah bentuk suatu pelarian, karene ada kepuasan tersendiri.
Satu hal yang aku lupa tanyakan, siaa saja yang ikut...
Sampai satu hari sebelum keberangkatan, akupun menghubungi temanku itu, kita mendiskusikan makanan yang akan kita bawa, berhubung kita perempuan kitapun kebagian seksi konsumsi. Saat sedang membicarakan menu, akupun menanyakan orang-orang yang ikut...
teng teng teng...
Ternyata...
yang ikut ada 7 orang, 5 laki-laki dan 2 perempuan (aku dan temanku itu)
yang bikin aku berpikir banyak adalah sesuatu yang dapat menimbulkan fitnah, kami semua adalah para LAJANG... dan kami kesananya dengan 1 mobil. berarti di dalam satu mobil itu hanya aku dan temanku dengan 5 laki-laki LAJANG... mungkin lain ceritanya kalau pakai kendaraan umum, dan ada beberapa orang yang sudah menikah, aku tidak akan meragukan untuk ikut.
mungkin aku bukan orang yang sangat solehah, tapi aku selalu berusaha untuk mengikuti ajaran islam dengan baik. Akupun bimbang, antara peserta dan keinginan akan ke Merapi.
Saat aku di perpustakaan, ada seorang teman yang sudah ku anggap sebagai guru, menegurku.
"bu, kenapa bengong?"
Akupun menceritakan kebimbangan hati, ternyata reaksi dari temanku itu sangat meyakinkan keragu-raguanku.
" Gak usah ikut, itu gak syar'i,bu dari pada menimbulkan fitnah, aku bukan menyarankan untuk tidak ikut tapi aku melarang untuk kamu tidak ikut, dan tolong bilangin juga dengan temanmu itu."
diapun menjelaskan kenapa aku dilarang ikut. dan akhirnya dengan berberat hati akupun menghubungi temanku untuk membatalkannya.
Temankupun gak masalah, diapun tidak jadi ikut karena gak ada teman cewe lagi.
Dalam kesedihan hati, aku berpikir, yah gak jadi lagi.
tiba-tiba ada seorang teman lagi menawarkan ya udah surpan aja alias susur pantai. sono daftar ke ustadz. dirimu belum kan?
tanpa pikir panjang akupun mendaftar...
dan subhanallah akhirnya aku ikut SURPAN...
ada pengalaman tersendiri dibandingkan munggah gunung...
Akhirnya munggah gunung Merbabu-Merapi yang tidak jadi itu tergantikan dengan SURPAN...
Selasa, 11 Juni 2013
Selasa, 04 Desember 2012
ArTi MenCiNtAi yAnG SebEnArNya
Mencintai berarti mengerti
Mencintai berarti memahami
Mencintai berarti menghargai
Mencintai berarti peduli
Mencintai berarti merasakan
Mencintai berarti menerima apa adanya
Mencintai berarti rela melepaskan kebahagiaan demi yang dicintai
Yang dicintai perbedaannya
Yang dicintai kelebihan dan kekurangannya
Mengharap rindunya
Mengharap senyumnya menyapa
Tapi…
Mencintai bukan menguasai
Mencintai tak harus mengubah diri
Cinta sejati
Tak pernah menghianati
Tak pernah takut kehilangan
Karna kehilangan baginya adalah merasakan kekuatan cinta yang sebenarnya
Mencintai karena Allah
Adalah cinta tertinggi
Semua arti cinta dapat diperolehnya
Menjadikan cinta sedemikian sempurna
Membuai waktu
Meredam jarak
Tak kenal masa
Hanya ada kesetiaan
Hanya ada kasih dan sayang
Menuntut pertanggungjawaban
Menuntut keberanian
Menuntut komitmen
Dan yang terpenting mencintai karna mengharapkan ridhoNya dalam wadah yang tlah dihalalkan oleh Allah.
Mencintai berarti merasakan
Mencintai berarti menerima apa adanya
Mencintai berarti rela melepaskan kebahagiaan demi yang dicintai
Yang dicintai perbedaannya
Yang dicintai kelebihan dan kekurangannya
Mengharap rindunya
Mengharap senyumnya menyapa
Tapi…
Mencintai bukan menguasai
Mencintai tak harus mengubah diri
Cinta sejati
Tak pernah menghianati
Tak pernah takut kehilangan
Karna kehilangan baginya adalah merasakan kekuatan cinta yang sebenarnya
Mencintai karena Allah
Adalah cinta tertinggi
Semua arti cinta dapat diperolehnya
Menjadikan cinta sedemikian sempurna
Membuai waktu
Meredam jarak
Tak kenal masa
Hanya ada kesetiaan
Hanya ada kasih dan sayang
Menuntut pertanggungjawaban
Menuntut keberanian
Menuntut komitmen
Dan yang terpenting mencintai karna mengharapkan ridhoNya dalam wadah yang tlah dihalalkan oleh Allah.
(kiriman teman)
Minggu, 04 November 2012
Berbeda.....
Allah menciptakan setiap makhluk-Nya berbeda-beda
Setiap perbedaan yang ada seharusnya menjadi sebuah keunikan dan dinamika yang berharmoni...
Sebuah untaian nada menjadi indah karena disusun oleh perbedaan
Sebuah pemandangan dan lukisan akan terlihat bagus ketika perbedaan warna menyentuhnya
Semua perbedaan akan menjadi indah jika setiap perbedaan yang ada saling bersinergi dan mengisi...
Tapi saat ini..
Aku belum merasakan Sinerginya...
Yang ada hanyalah...
Mengalah supaya tidak terjadi perpecahan....
Kesendiriian yang terasa tanpa dukungan untuk menghasilkan tujuan.....
Mudah-mudahan perasaan ini hanya sebuah perasaan yang suatu saat akan terbang terbawa angin tak berbekas...
Selasa, 23 Oktober 2012
"KEINGINAN TERBESAR SETIAP WANITA"
Keinginan terbesar bagi setiap wanita adalah menjadi seorang isteri
yang baik bagi suaminya. Yang pada akhirnya akan membawanya menjadi
seorang ibu dari anak-anaknya.
Itulah salah satu alasan bagi setiap wanita mengapa ia begitu merindukan apa yang disebutnya sebagai PERNIKAHAN.
Merindukan seorang lelaki yang benar-benar punya komitmen yang jelas untuk menjadi
imamnya.
Ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk memujinya.
Ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk merayunya.
Ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk memacarinya.
Dan ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk mempermainkan hati dan perasaannya.
Akan tetapi,
Ia sangat merindukan sosok seorang pemimpin yang mau menuntunnya menjadi seorang wanita yang bisa membawanya untuk menyempurnakan ibadahnya.
Yang mampu menjadikan dirinya menjadi seorang wanita mulia di hadapan Rabbnya.
Yang mampu menjadikan dirinya menjadi seorang wanita yang mengabdi kepada imamnya.
Karena ia yakin bahwa itulah jalan yang akan membawanya menuju Ridho-Nya.
Itulah salah satu alasan bagi setiap wanita mengapa ia begitu merindukan apa yang disebutnya sebagai PERNIKAHAN.
Merindukan seorang lelaki yang benar-benar punya komitmen yang jelas untuk menjadi
imamnya.
Ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk memujinya.
Ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk merayunya.
Ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk memacarinya.
Dan ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk mempermainkan hati dan perasaannya.
Akan tetapi,
Ia sangat merindukan sosok seorang pemimpin yang mau menuntunnya menjadi seorang wanita yang bisa membawanya untuk menyempurnakan ibadahnya.
Yang mampu menjadikan dirinya menjadi seorang wanita mulia di hadapan Rabbnya.
Yang mampu menjadikan dirinya menjadi seorang wanita yang mengabdi kepada imamnya.
Karena ia yakin bahwa itulah jalan yang akan membawanya menuju Ridho-Nya.
Kriteria Suami Sholeh
1. Imam teladan dalam ketaqwaan, bukan hanya dicintai tetapi dihormati & ditaati oleh istri & anak anak,
2. Sangat kuat ibadahnya, seperti selalu berjamaah di mesjd, membangunkan klrgnya u sholat malam, tadabburul Qur'an, dhuha dsb,
3. Guru bagi klrg, menjadwalkan serius & rutin u pembinaan klrgnya,
4. Mencukupkan klrgnya dg rizki yg halal,
5. Berakhlak mulia, penuh kasih sayang, rendah hati & mesra,
"Gaulilah klrgmu dg akhlak mulia " (QS 4:19).
Rasulullah bersabda, "Sebaik baik kalian yg bersikap terbaik pd klrg kalian, & aku adalah bersikap terbaik pd klrgku",
6. Meringankan beban istri, seperti Rasulullah menjahit pakaian sendiri, memperbaiki sepatu sendiri & memerah susu sendiri,
7. Mendengar & menghargai pendapat istrinya,
8. Memanggil istri dg panggilan manja, "Duhai bidadariku dunia akhirat",
9. Tidak malu minta maaf kalau memang salah,
10. Membentengi keberkahan klrg dg sedekah & mengasuh yatim,
11. Mempersiapkan anak2nya u menjadi generasi Pewaris para Nabi,
12. Sering memberi ciuman & hadiah kejutan,
13. Mengajak klrg duduk di Majlis Ilmu & bershilturrahm dg ulama,
14. Kuat doanya u keluarga & umat Rasulullah.
"Duhai Robb kami, anugerahkanlah kami isteri & keturunan kami sbg penyenang hati kami & jadikanlah kami imam bagi org yg bertakwa” (QS 25:74)
Minggu, 21 Oktober 2012
CataTan UntuK PaRa UkhTy
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka menyanjung fisikmu setinggi bintang di langit.
Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka muji kecantikanmu seindah bulan purnama.
Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka mengagung-agungkan pesona yang ada dalam tubuhmu.
Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka menyanjung fisikmu setinggi bintang di langit.
Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka muji kecantikanmu seindah bulan purnama.
Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka mengagung-agungkan pesona yang ada dalam tubuhmu.
Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka mengobral janji-janji manis di hadapanmu.
Abaikan saja jika ada laki-laki yang mencoba-coba berusaha menyentuhmu.
Karena laki-laki yang pantas mendampingimu adalah,
Laki-laki yang kagum akan kemuliaan akhlakmu.
Laki-laki yang kagum akan kesopananmu dalam bertutur kata.
Laki-laki yang kagum akan tekadmu dalam menutup aurat.
Laki-laki yang kagum akan keteguhanmu dalam menjaga imanmu.
Ia akan selalu menghormatimu,
Memuliakanmu,
Menasehatimu dalam kebaikan,
Menjauhkanmu dari kubangan lumpur yang penuh kemaksiatan.
Ia akan selalu sabar menunggu,
Untuk berani dekat denganmu,
Untuk berani menyentuhmu,
Sampai tiba saatnya dalam sebuah ikatan suci,
Yang telah diridhai Ilahi Rabbi.
Abaikan saja jika ada laki-laki yang mencoba-coba berusaha menyentuhmu.
Karena laki-laki yang pantas mendampingimu adalah,
Laki-laki yang kagum akan kemuliaan akhlakmu.
Laki-laki yang kagum akan kesopananmu dalam bertutur kata.
Laki-laki yang kagum akan tekadmu dalam menutup aurat.
Laki-laki yang kagum akan keteguhanmu dalam menjaga imanmu.
Ia akan selalu menghormatimu,
Memuliakanmu,
Menasehatimu dalam kebaikan,
Menjauhkanmu dari kubangan lumpur yang penuh kemaksiatan.
Ia akan selalu sabar menunggu,
Untuk berani dekat denganmu,
Untuk berani menyentuhmu,
Sampai tiba saatnya dalam sebuah ikatan suci,
Yang telah diridhai Ilahi Rabbi.
SUAMI IDEAL
Islam adalah agama yang fitrah dan sempurna.Didalamnya menggariskan beberapa hal pokok yang perlu kita ketahui sebagai kriteria memilih pasangan yang ideal.
Kebanyakan waniti / pria memilih pasangan berdasarkan kataPRIBADI alias mobil pribadi, rumah pribadi,harta pribadi... apakah itu yang disebut syarat ideal seorang pasangan???
Tentu tidak jawwabannya. karena harta yang banyak dan tidak berkah tidak menjamin kebahagiaan dunia dan akhirat.
Terus syarat apa untuk mencari suami ideal yang benar-benar ideal??
Berikut uraiannya :
pertama, calon suami ideal adalah seorang lelaki mesti memiliki agama yang baik
Ini merupakan faktor utama dan penting. Dengan agama yang baik, pastilah lelaki ini akan mengutamakan kesucian, kemuliaan akhlak dan nilai-nilai luhur dalam melakukan segala sesuatu.
Dasar ini juga dikemukakan oleh Rasulullah SAW :
"apa bila datang meminang kepadamu seorang lelaki yang kamu telah rela terhadap agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah putrimu dengannya. Bila tidak kamu nikahkan, mka akan terjadi fitnah dan kerusakan yang meluas dimuka bumi" (HR Tirmidzi dan Hakim dari Abi Hurairah)
Hasan bin Ali mengemukakan :
"suatu ketika datang seseorang yang datang menghadap Hasan bin Ali, seraya berkata : Ya Hasan, putriku akan dipinang. Kepada siapakah aku harus menikahinya?
Jawab Hasan bin Ali, Nikahkanlah putrimu dengan orang yang bertakwa. Sebab bila ia mencintainya, pasti akan menghormati dan memuliakannya. Dan bila ia tidak mencintainya, pasti tidak akan menzoliminya"
Sudahkah kita memperbaiki agama kita? ketaatan kita?
Hanya diri kita yan bisa menjawabnya.
Kedua, calon suami ideal adalah lelaki yang beriman
Rosulullah SAW menegaskan :
"Barang siapa yan menikahkan puttrinya dengan lelaki fasik, berarti dia telah memutuskan tali persaudaraan. "
Ketiga, calon suami ideal mestilah seorang lelaki yang jujur
Keempat, lelaki calon suami ideal adalah mestilah seorang muslim
Dalam hal ini Allah telah menetapkan aturannya :
bila kamu telah mengetahui bahwa mereka benar-benar beriman, maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada suami-suami mereka yang kafir. Mereka tidak halal bagi orang-orang kafir itu, dan orang-orang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. " ( QS Al-Mumtahanah:10)
Kelima, calon suami ideal adalah seorang lelaki yang bertanggung jawab
Jika seorang lelaki memiliki rasa tanggung jawab, dia akan berusaha untuk membahagiakan keluarganya. baik dalam jasmaniah maupun rohaniah, dengan cara-cara Halal dan diridhoi Allah tentunya.
So, untuk para bidadari yan merindukan surga, berlomba-lombalah untuk memperbaiki diri,karena Allah mengatakan : wanita baik-baik untuk laki-laki baik-baik...
Senyum Semangat =)
Kebanyakan waniti / pria memilih pasangan berdasarkan kataPRIBADI alias mobil pribadi, rumah pribadi,harta pribadi... apakah itu yang disebut syarat ideal seorang pasangan???
Tentu tidak jawwabannya. karena harta yang banyak dan tidak berkah tidak menjamin kebahagiaan dunia dan akhirat.
Terus syarat apa untuk mencari suami ideal yang benar-benar ideal??
Berikut uraiannya :
pertama, calon suami ideal adalah seorang lelaki mesti memiliki agama yang baik
Ini merupakan faktor utama dan penting. Dengan agama yang baik, pastilah lelaki ini akan mengutamakan kesucian, kemuliaan akhlak dan nilai-nilai luhur dalam melakukan segala sesuatu.
Dasar ini juga dikemukakan oleh Rasulullah SAW :
"apa bila datang meminang kepadamu seorang lelaki yang kamu telah rela terhadap agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah putrimu dengannya. Bila tidak kamu nikahkan, mka akan terjadi fitnah dan kerusakan yang meluas dimuka bumi" (HR Tirmidzi dan Hakim dari Abi Hurairah)
Hasan bin Ali mengemukakan :
"suatu ketika datang seseorang yang datang menghadap Hasan bin Ali, seraya berkata : Ya Hasan, putriku akan dipinang. Kepada siapakah aku harus menikahinya?
Jawab Hasan bin Ali, Nikahkanlah putrimu dengan orang yang bertakwa. Sebab bila ia mencintainya, pasti akan menghormati dan memuliakannya. Dan bila ia tidak mencintainya, pasti tidak akan menzoliminya"
Sudahkah kita memperbaiki agama kita? ketaatan kita?
Hanya diri kita yan bisa menjawabnya.
Kedua, calon suami ideal adalah lelaki yang beriman
Rosulullah SAW menegaskan :
"Barang siapa yan menikahkan puttrinya dengan lelaki fasik, berarti dia telah memutuskan tali persaudaraan. "
Ketiga, calon suami ideal mestilah seorang lelaki yang jujur
Keempat, lelaki calon suami ideal adalah mestilah seorang muslim
Dalam hal ini Allah telah menetapkan aturannya :
bila kamu telah mengetahui bahwa mereka benar-benar beriman, maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada suami-suami mereka yang kafir. Mereka tidak halal bagi orang-orang kafir itu, dan orang-orang kafir itu tidak halal pula bagi mereka. " ( QS Al-Mumtahanah:10)
Kelima, calon suami ideal adalah seorang lelaki yang bertanggung jawab
Jika seorang lelaki memiliki rasa tanggung jawab, dia akan berusaha untuk membahagiakan keluarganya. baik dalam jasmaniah maupun rohaniah, dengan cara-cara Halal dan diridhoi Allah tentunya.
So, untuk para bidadari yan merindukan surga, berlomba-lombalah untuk memperbaiki diri,karena Allah mengatakan : wanita baik-baik untuk laki-laki baik-baik...
Senyum Semangat =)
Langganan:
Postingan (Atom)